Rabu, 12 Februari 2014

Doktor Masukkan 16 Benda Asing dalam Tubuh Pesakit Ketika Dibedah

17 Jan 2013

Keadaan Dirk Schroeder seharusnya semakin pulih setelah doktor melakukan pembedahan untuk mengubati penyakitnya. Namun yang terjadi  adalah sebaliknya. Bagaimana tidak, ketika dibedah doktor mtelah meninggal 16 benda asing di dalam tubuhnya.

Dirk Schroeder (74 tahun) mengalami penderitaan yang mengerikan setelah menjalani pembedahan untuk kanser prostat. Dengan  pembedahan tersebut, doktor memberitahu setidaknya ia boleh bertahan hidup hingga 6 tahun.

Tapi dalam beberapa bulan dia kembali ke rumah sakit setelah seorang  jururawat terkejut ketika berkunjung ke rumahnya di Hanover, Jerman. Sang  jururawat melihat ada kasa besar  keluar dari bekas luka pembedahannya.

Doktor bedah kemudian mengeluarkan 16 benda asing dari dalam tubuh Schroeder, yang semuanya merupakan peralatan yang ada di ruang bedah, seperti jarum, gulungan perban sepanjang 6 inci, kompres sepanjang 6 inci, penyeka dan beberapa potongan masker bedah.



Insiden ini terjadi pada tahun 2009 dan Schroeder selamat. Namun kansernya telah menyebar dan ia pun meninggal tahun lalu.

Keluarga kini telah menyaman  rumah sakit dan menuntut sejumlah 80,000 poundsterling sebagai ganti rugi penderitaan yang dialami  dan belanja pembedahan demi mengeluarkan semua puing-puing benda asing yang nyasar ke tubuh Schroeder.

"Banyaknya benda asing yang tersisa dalam tubuh pesakit adalah unik dalam literatur media," jelas peguam keluarga dan ahli medis Annette Korintus, seperti dilansir Dailymail, Rabu (16/1/2013).

Rumah sakit, yang tidak disebutkan namanya, diklaim telah memasukkan benda-benda asing ke dalam tubuh pesakit pasca operasi.

"Keluarga siap menuju semua jalan dan menuntut di mahkamah. Keluarga telah menghabiskan banyak wang untuk mendiang guna perawatan, ubat-ubatan dan rekonstruksi rumah mereka untuk merawat orang ini. Telah ada kelalaian di sini yang paling mungkin telah menyebabkan komplikasi dan kematian lebih cepat," tutup Korintus.

sumber: detikcom

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar