Pada lelang Corne Akkermans September 2013:
Uang tsb terjual seharga 1000 Euro ($1350) sebelum fee atau $1650 setelah fee
Pada lelang LKCA November 2013:
Uang tsb terjual seharga $1300 sebelum fee atau $1500 setelah fee
Dapat dipastikan kalau penitip mengalami kerugian yang cukup banyak,
perkiraan kasarnya sekitar $400. Tetapi apakah betul hal tersebut yang terjadi?
Kita bahas kemungkinan lainnya
Fakta 1.
Uang yang kita bicarakan disini adalah uang Netherlands Indies yang secara logika
akan lebih bagus harganya bila di lelang oleh balai lelang yang berhubungan erat
dengan mayoritas kolektornya. Corne Akkermans (CA) adalah balai lelang asal
Belanda sedangkan LKCA dari Amerika, dapat diduga kemungkinan besar uang ini
akan lebih bagus harganya bila dijual melalui CA, bukan melalui LKCA.
Fakta 2.
Jarak atau waktu pemunculan uang tersebut terlalu dekat, hanya berselang 2 bulan.
Kolektor atau penjual manapun akan tau dan masih ingat dengan jelas kalau barang
yang sama berikut harga penutupannya baru saja muncul di lelang sebelumnya.
Bila anda yang memenangkan lot tersebut pada lelang CA, apakah anda
sedemikian cerobohnya sehingga melupakan kedua fakta tersebut?
Jawabannya adalah YA kalau ternyata anda :
1. Seorang spekulan yang baru belajar dan siap rugi
2. Tiba-tiba ada masalah keuangan yang berat
3. Kecewa dengan kondisi uang tersebut sehingga langsung menjualnya lagi,
tidak peduli apakah untung atau buntung
Tetapi ada satu kemungkinan lain yang tidak kita perhatikan, yaitu:
Bagaimana seandainya pemenang lelang CA mangkir dan tidak membayar lot
yang sudah dimenangkannya?
Akibatnya penitip atau pemilik asli menerima kembali barang titipannya tanpa fee
apapun, lalu dia menitipkannya kembali pada lelang LKCA....
Kemungkinan ini sangat masuk akal, apalagi harga penutupannya tidak
berbeda jauh, $1350 pada CA dan $1300 pada LKCA.
Kerugiannya tidak terlalu besar.
Mangkir membayar pada lelang sangat mungkin terjadi, apalagi pada lelang
yang pengawasannya tidak terlalu ketat. Karena itu jangan heran bila ada
beberapa pihak yang sengaja memanfaatkannya untuk menaikkan harga.
Caranya dengan ikut nge-bid lot-lot yang berisi uang titipannya sendiri dengan
menggunakan email, nama dan alamat pendaftaran palsu. Bila harganya
sudah sesuai dengan harapan maka dia akan berhenti bid dan membiarkan
bidder lain untuk menang. Dengan senang hati dia melihat lot miliknya terjual
dengan harga tinggi. Tetapi bila bid dia yang tertinggi dan para pesaingnya
mundur maka dengan tenang dia akan mangkir membayar, menutup email
palsunya dan menerima kembali lot titipannya tanpa kehilangan apapun.
Bahkan lotnya sudah mendapatkan nama karena seakan-akan sudah terjual
dengan harga tinggi.
Melakukan bid pada barang miliknya sendiri dinamakan SHILL BIDDING.
Shill Bidding dapat dilakukan oleh yang bersangkutan dengan menggunakan
satu atau lebih nama, alamat dan email palsu, tetapi dapat juga dilakukan
dengan bantuan teman-teman alias kaki tangannya.
Jadi jangan heran bila anda mendapatkan penawaran uang yang sama
dengan yang di lelang tetapi dengan harga lebih rendah,
bisa jadi orang tersebut menggunakan shill bidding untuk menaikkan
harga uang miliknya.
Contoh :
Lot A terjual $1000 di balai lelang B, yang bila ditambah fee menjadi $1200
Beberapa bulan kemudian anda mendapatkan penawaran barang yang sama
tetapi dengan harga $1100 atau $1150, lebih murah daripada tinjauan lelang.
Dia bilang jual rugi karena BU, padahal sebenarnya dia melakukan penipuan.
Daripada menerima $900 (setelah dipotong fee dari balai lelang B) mending dia
melakukan shill bidding dan mangkir membayar, menerima barangnya kembali
lalu menjual langsung ke anda dan menerima $1100.
Juga jangan heran bila anda nge-bid suatu barang yang terlihat murah tetapi
langsung terlampaui karena sudah dilindungi oleh shill bidding.
Contoh :
Lot D harga masih $100 padahal harga pasaran $500, anda pikir murah lalu anda
masukkan $150, seketika itu juga bid anda terlampaui dan harga menjadi $175.
Anda masukkan $350, masih kalah, dan harga menjadi $375. Dengan penasaran
anda masukkan $475, tetapi anda masih kalah juga. Harga saat ini tetap $475 tetapi
anda kalah karena memasukkan bid nya belakangan. Jadi dengan rasa pasti
anda masukkan $500. Tentu saja anda menang karena bidder sebelumnya
hanya memasang $475.
Anda senang bisa mengalahkan bidder lain tersebut padahal anda tertipu karena
bidder yang memasang $475 tidak lain adalah si pemilik atau kaki tangannya.
Si pemilik tahu kalau harga pasaran lot miliknya $500, dia berikan harga pembukaan
sangat murah untuk memancing tetapi di balik layar dia dengan menggunakan shill
bidding sudah memasang $475, bila terlampaui dia akan senang sebaliknya
bila tidak terlampaui maka dia akan mangkir membayar, toh nama, alamat dan
emailnya palsu.
Shill bidding dan mangkir membayar merupakan salah satu tindakan tidak terpuji
yang sering ditemukan pada lelang manapun. Sangat sulit dihindari apalagi bila
dilakukan oleh profesional.
Karena itu berhati-hatilah.......
Kesimpulan :
Pada lot Coen Mercurius 500 Gulden di atas apakah dapat dipastikan kalau sipemilik
benar-benar rugi?
Kita tidak pernah tahu jawabannya.
Jakarta 24 November 2013
Bila anda memiliki pendapat atau pengalaman lain,
silahkan hubungi email arifindr@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar